Inilah Cara Merawat Wall Running Crane yang Cukup Mudah Dilakukan



Wall running crane, dari namanya saja pastinya bisa anda simpulkan, bahwa itu adalah crane yang pastinya berhubungan dengan wall atau tembok. Jelasnya, wall running crane itu adalah rangkaian hoist crane yang menggunakan rail atau landasan pada dinding, dimana ia hampir sama dengan overhead crane dengan perbedaan pada railnya saja.


Pada overhead crane memiliki runway beam pada kedua sisi, sementara itu berbeda dengan wall running crane yang hanya memiliki satu pada salah satu sisinya. Meski penggunaan dan keberadaannya banyak digunakan di industri atau pabrik, tetapi crane satu ini juga perlu diperhatikan seperti crane lain, yaitu perawatannya dan sebagainya yang penting.


Cara Merawat Wall Running Crane yang Ternyata Cukup Mudah Dilakukan


Wall running crane adalah crane yang posisinya sudah paten alias tidak bisa dipindahkan, tidak seperti gantry crane atau crane yang memiliki roda layaknya kendaraan. Nah maka dari itu, perawatan pada wall running crane juga perlu diperhatikan. Karena jika tidak dirawat maka selain tidak awet, wall running crane tersebut dapat mengganggu proses lifting pada suatu industri atau pabrik, atau parahnya lagi dapat menyebabkan kecelakaan kerja yang merugikan.


Oleh karena itu penting sekali merawat dengan benar wall running crane, tetapi bukan perawatan yang sembarangan. Faktanya, merawat wall running crane itu mudah, bahkan bisa tanpa bantuan orang lain, dimana caranya bisa anda ketahui di berikut ini:

  • Karena menggunakan poros penggerak kiri dan kanan menggunakan sistem rel, maka jelas sekali jalur rel pada wall running crane perlu dijaga dengan melumasi nya. Nah hal itu agar saat lifting atau bergerak ke kiri atau kanan pada rel, tidak didapati kemacetan yang dapat menghambat pergerakan dari wall running crane.

  • Tidak hanya crane nya saja, hoist pada wall running crane juga perlu dirawat dengan benar. Nah cara perawatannya juga cukup sama dengan hoist-hoist pada crane lain, seperti pemeriksaan wire rope, panel, trolley, girder, runway, hingga sistem elektrikal yang sesuai dan tidak ada masalah.

  • Tidak hanya pada rel wall running crane, pelumasan juga bisa dilakukan pada penggerak lain yang ada di wall running crane, seperti komponen penting yang memang sudah kering dan butuh dilumasi.

  • Nah karena berada pada tumpuan di dinding, tentunya anda sebisa mungkin tidak lagi menumpu bagian dinding yang terpasang dengan wall running crane dengan tumpuan lain. Hal itu karena jika terjadi, maka bisa saja ada kemungkinan wall yang tertumpu pada wall running crane tidak mampu menahan hingga menyebabkan wall running crane jatuh dan bisa menyebabkan kecelakaan kerja yang merugikan.

  • Selalu lakukan pemeriksaan rutin pada tiap komponen wall running crane, lalu jika ditemukan part yang memang sudah harus diganti maka segeralah ganti part tersebut. Namun ganti part tersebut dengan part yang asli, karena jika tidak maka wall running crane nantinya bermasalah.

  • Lalu selalu pastikan atap atau tembok pada wall running crane tidak bocor, karena bocor akan menyebabkan cipratan air, dimana itu bisa berdampak pada korosi komponen wall running crane hingga tumpuan dari wall running yang rusak hingga menyebabkan kecelakaan kerja.

Jadi itulah cara merawat wall running crane yang pastinya mudah untuk anda lakukan. Semoga bermanfaat bagi anda semua, terutama bagi perawatan crane seperti wall running crane. Nah jika anda tertarik ingin memiliki crane dan hoist terbaik dan berkualitas, maka rekomendasi kami ada pada Elephant hoist and crane. Mengenai Elephant hoist and crane, tentunya anda bisa kunjungi IndahJaya.com untuk keterangan lebih lanjut.