Cara Perawatan Diesel Genset dengan Baik dan Benar


Cara Perawatan Diesel Genset Dengan Baik dan Benar

Cara merawat diesel genset cukup mudah, namun Anda harus tetap berhati-hati dalam melakukannya. Salah satu mesin untuk membangkitkan listrik ini sangat banyak dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama pada masyarakat urban/perkotaan.


Salah satu mesin pembangkit ini berguna untuk menggantikan listrik saat terjadi pemadaman. Selain itu, genset juga digunakan sebagai daya tambahan atau cadangan. Maka dari itu, Anda harus selalu memastikan performanya tetap baik dan maksimal.


Ada beberapa tipe genset, salah satunya adalah diesel dan bensin. Kedua jenis genset ini memiliki spesifikasi yang berbeda dan tentunya juga memiliki suku cadang yang berbeda juga.


Salah satu perawatan diesel genset yang harus dilakukan adalah penggantian oli secara berkala. Biasanya oli diganti saat warnanya berubah menjadi keruh atau terlihat bewarna hitam. Selain itu sebaiknya oli diganti secara rutin 6 bulan sekali.


Tidak hanya penggantian oli saja, perawatan lainnya yang harus dilakukan adalah mengganti spare part yang sudah usang. Jika spare part sudah usang tentunya tidak akan bekerja dengan maksimal.


Spare part dalam genset tentu harus tetap dalam performa yang baik, sehingga saat dibutuhkan genset tidak mengalami masalah. Selain melakukan perawatan, saat menggunakannya juga harus berhati-hati dan tidak sembarangan.


Cara Melakukan Perawatan Diesel Genset


Selain memakainya dengan berhati-hati, Anda juga harus sering melakukan perawatan, terutama jika mesin tersebut sudah cukup berumur. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk perawatan mesin ini dengan baik dan benar.


1. Menjaga Kebersihan Genset.


Menjaga kebersihan mesin merupakan hal utama yang harus dilakukan. Selain membuat mesin tetap dalam keadaan bersih, juga membuat mesin tidak mudah rusak. Mesin diesel genset yang sering digunakan membutuhkan perhatian ekstra dari penggunanya.


Bersihkan semua kotoran seperti debu, kotoran, minyak, air, dan lainnya yang menempel pada mesin, terutama di bagian radiator. Pembersihan yang dilakukan secara berkala membuat genset tidak mudah rusak.


2. Mengganti Spare Part yang Sudah Usang.


Cara melakukan perawatan lainnya adalah dengan mengganti spare part yang sudah usang. Spare part atau komponen pada genset harus sering di cek keadaannya, jika sudah tidak layak atau berfungsi dengan maksimal sebaiknya segera lakukan penggantian.


Mesin pembangkit yang sudah digunakan dalam waktu lama tentunya akan termakan usia, hal ini dapat menyebabkan mesin tidak dapat berfungsi dengan baik. Untuk mengetahui komponen apa saja yang harus diganti, Anda dapat mengetahuinya dari buku panduan atau mengeceknya langsung.


3. Cek Kabel Instrumen Secara Berkala.


Langkah berikutnya yang bisa dilakukan saat melakukan perawatan diesel genset adalah melihat bagaimana kondisi kabel instrument. Lakukan pengecekan secara berkala sehingga tidak merusak mesin nantinya.


Perawatan pada komponen ini harus dijaga karena merupakan bagian penting dari perlengkapan mesin genset ini. Jika kabel instrument sudah usang atau tidak berfungsi maksimal, sebaiknya Anda segera melakukan penggantian.


4. Lakukan Pemeriksaan Oli Mesin Secara Berkala.


Oli merupakan salah satu instrument penting yang wajib ada dan bagian penting dalam menjalankan sebuah diesel genset. Lakukan penggantian oli secara berkala atau disaat oli sudah dalam keadaan keruh.


Oli sangat berperan untuk menjalankan sebuah mesin pembangkit listrik ini, jika oli sudah habis atau keruh, maka mesin tidak dapat berjalan dengan baik. Maka dari itu lakukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan oli tidak berkurang dan terisi sesuai dengan jumlahnya.


Pada umumnya, oli genset ini diganti setiap 6 bulan sekali atau saat keadaan oli sudah tidak normal. Cairan ini sebaiknya juga diganti saat sudah berkurang kadar normalnya.


Perawatan berkala harus selalu dilakukan, sehingga mesin dapat berjalan dengan maksimal. Perhatikan bagaimana kondisi komponen atau instrument didalamnya, hal ini untuk menghindari mesin diesel genset mudah rusak.