Chain Hoist vs Wire Rope Hoist: Mana yang Lebih Sesuai untuk Anda?
- Jun 25, 2025
- 2 min read

Dalam dunia industri, pemilihan hoist yang tepat sangat penting agar pekerjaan angkat berat berjalan aman, efisien, dan hemat biaya. Dua jenis hoist paling umum adalah chain hoist dan wire rope hoist. Artikel ini membandingkannya dari berbagai aspek agar Anda bisa menentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan.
1. Kapasitas Angkat & Lingkup Pekerjaan Chain Hoist Vs Wire Rope Hoist
Chain hoist ideal untuk beban ringan hingga sedang, biasanya hingga 5 ton; beberapa model khusus bisa menangani hingga 30. Keunggulannya, metode lift vertikal membuat kontrol beban lebih presisi.
Wire rope hoist mampu mengangkat beban berat dari 1 ton hingga lebih dari 50 ton (bahkan hingga 250 ton) . Struktur drum dan reeving membuatnya tangguh untuk muatan berat dan durasi kerja lama.
2. Kecepatan & Tinggi Lift
Wire rope hoist umumnya lebih cepat dan mampu mencapai lift tinggi tanpa terbatas panjang rantai.
Chain hoist kecepatan lift lebih lambat (kurang dari 6–20 ft/menit) dan cocok untuk pekerjaan dengan kepala rendah dan presisi tinggi.
3. Dimensi & Portabilitas
Chain hoist lebih compact dan ringan—mudah dipindah dan dipasang di berbagai jenis crane seperti gantry, jib, atau trolley.
Wire rope hoist lebih bulky dengan drum besar, cocok dipasang permanen pada struktur overhead dan kurang fleksibel dipindah-pindah.
4. Keandalan & Perawatan
Wire rope hoist lebih tahan lama jika dirawat baik; potensi usia pakai hingga 20+ tahun, dibandingkan chain hoist (~10 tahun).
Chain hoist mudah dirawat; suku cadang murah, tetapi rantai rentan aus, terutama di lingkungan kotor.
5. Keamanan & Presisi
Chain hoist menghasilkan lift langsung secara vertikal, minim sway, sehingga lebih presisi.
Wire rope hoist cenderung mengalami sedikit lateral sway akibat drum, tetapi dengan reeving ganda, kestabilan dan presisi jadi lebih baik.
6. Biaya & Siklus Operasi
Chain hoist lebih ekonomis mulai dari sisi pembelian, instalasi, dan pemeliharaan; cocok untuk penggunaan ringan dan frekuensi kerja rendah hingga sedang.
Wire rope hoist harganya jauh lebih tinggi (bisa 2–10× lebih mahal), serta biaya maintenance juga besar; ideal untuk area industri berat yang butuh keandalan jangka panjang.
7. Aplikasi & Environments
Pilih chain hoist untuk:
Workstation, maintenance, assembly line, bengkel, lokasi outdoor yang berpindah-pindah.
Lingkungan bersih seperti food processing atau clean room.
Pilih wire rope hoist untuk:
Pabrik besar, foundry, pelabuhan, area konstruksi berat.
Layak digunakan di tempat dengan lift tinggi dan muatan berat terus-menerus.
8. Rangkuman Perbandingan
Faktor | Chain Hoist | Wire Rope Hoist |
Kapasitas | 0.5 – 5 ton (hingga 30 ton khusus) | 1–50+ ton |
Lift Height | Terbatas oleh panjang rantai | Bisa tinggi dengan reeving |
Kecepatan | Lambat, presisi | Cepat, cocok untuk crawl tinggi |
Portabilitas | Ringan, mudah dipindah | Berat, cocok dipasang permanen |
Biaya Awal | Rendah lebih murah | Tinggi (2–10× chain) |
Durasi Pakai | ±10 tahun | 20+ tahun jika dirawat baik |
Presisi | Sangat presisi (vertikal langsung) | Lateral sedikit, bisa diminimalkan |
Lingkungan Ideal | Workshop, food & clean room, portable | Industri berat, pabrik, pelabuhan |
9. Rekomendasi untuk Anda
Butuh tools ringan, portabel, dan presisi untuk beban 1 – 5 ton? Chain hoist adalah pilihan logis.
Kerja berat continuos dengan kapasitas besar dan kebutuhan durabilitas jangka panjang? Wire rope hoist lebih cocok.




Comments