top of page

Harga Electric Chain Hoist: Estimasi Berdasarkan Kapasitas

  • Dec 1, 2025
  • 3 min read
Electric chain hoist beroperasi di gudang saat mengangkat muatan berat

Memilih electric chain hoist untuk pabrik atau gudang tidak bisa asal. Mengetahui kisaran harga berdasarkan kapasitas angkat membantu Anda membuat anggaran, membandingkan model, dan menghindari pembelian yang kurang sesuai. Di artikel ini saya sajikan gambaran harga umum, faktor-faktor yang memengaruhi harga, serta tips agar Anda mendapatkan hoist dengan value terbaik.


📊 Estimasi Harga Electric Chain Hoist Berdasarkan Kapasitas


Berdasarkan data pasar alat angkat dan listing distributor di Indonesia per akhir 2025, berikut estimasi harga electric chain hoist menurut kapasitas dan kondisi:


Kapasitas / Tipe / Catatan

Kisaran Harga (IDR)

Catatan / Kekhususan

Electric chain hoist kecil / ringan (sekitar 0,5 ton, 1 phase / small duty)

≈ Rp 15.000.000 – Rp 18.000.000

Untuk beban ringan, bukan beban berat reguler

Electric chain hoist ~1 ton (model industrial ringan-menengah)

≈ Rp 18.999.900

Cocok untuk kebutuhan ringan-menengah di pabrik / gudang

Electric chain hoist kapasitas menengah (~2 ton)

Bisa di kisaran menengah hingga tinggi, tergantung panjang lift dan konfigurasi (trolley / headroom) — harus konfirmasi distributor

Harga bervariasi, lebih tinggi dari model 1 ton, tergantung spesifikasi

Electric chain hoist untuk beban berat (3 ton ke atas, heavy duty)

Lebih tinggi, bisa jauh lebih mahal dibanding model ringan — tergantung fitur, panjang rantai, dan tambahan pemasangan

Untuk beban berat, beban terus-menerus, dan aplikasi industri berat

Catatan: Angka di atas adalah estimasi dan referensi berdasarkan listing online. Harga akhir bisa berubah tergantung panjang lift, opsi trolley, biaya kirim, pajak, serta layanan purna jual dan instalasi.

Data ini berdasarkan profil harga pada situs distribusi alat industri — misalnya listing electric hoist dengan kapasitas kecil sampai menengah.


Faktor-Faktor yang Memengaruhi Harga


Saat memilih electric chain hoist, beberapa elemen di luar kapasitas nominal memengaruhi harga unit. Berikut faktor-faktornya:


  • Panjang rantai / tinggi angkat (lift height)Hoist dengan rantai lebih panjang atau lift tinggi membutuhkan material lebih banyak dan komponen mekanis lebih kuat — ini menaikkan harga.

  • Duty cycle / kelas kerjaJika hoist akan dipakai terus-menerus atau untuk beban berat secara reguler, dibutuhkan motor dan gearbox kelas industri berat yang lebih mahal.

  • Speed, kontrol, dan fitur tambahanHoist dengan fitur khusus seperti dual-speed, proteksi overload, rem elektromagnetik, atau pengaman ekstra biasanya dihargai lebih tinggi daripada model dasar.

  • Konfigurasi pemasangan: hook saja vs trolley / craneJika perlu pergerakan horizontal atau fleksibilitas tinggi — misalnya pemasangan trolley atau integration dengan crane — biaya pemasangan dan komponen meningkat.

  • Servis, suku cadang, dan layanan purna jualDistribusi dan ketersediaan spare-part, dukungan servis lokal, dan garansi mempengaruhi nilai total kepemilikan alat, bukan hanya harga beli awal.

  • Biaya impor, bea masuk, dan distribusi lokalUntuk hoist impor, biaya logistik, pajak, dan distribusi bisa menambah beban biaya keseluruhan.


Mengapa Harga Bisa Berbeda Antara Distributor


Perbedaan harga yang terlihat antara listing satu dengan lainnya bisa disebabkan oleh: kapasitas, kondisi stok, panjang rantai atau lift, termin pengiriman, serta paket layanan (apakah termasuk trolley, instalasi, atau garansi). Oleh karena itu sebaiknya minta penawaran lengkap (unit + rantai + instalasi + suku cadang) agar perbandingan lebih adil dan transparan.


Tips Membandingkan Harga & Memilih dengan Bijak


  1. Hitung beban maksimum + berat rigging + beri margin aman minimal 15%.

  2. Tentukan frekuensi pemakaian — untuk pemakaian intens pilih hoist dengan rating duty tinggi.

  3. Perjelas tinggi angkat / lift height yang diperlukan.

  4. Tentukan kebutuhan mobilitas horizontal (apakah perlu trolley / crane).

  5. Minta penawaran detail dari distributor (unit, rantai, lift, instalasi, suku cadang).

  6. Cek apakah distributor menyediakan layanan purna jual dan spare part.

  7. Perhatikan fitur keselamatan — proteksi overload, rem, limit switch.


Dengan cara ini, Anda bisa menghindari pemborosan atau membeli hoist yang kurang cocok untuk kebutuhan kerja.

 
 
 

Comments


bottom of page