Jib Crane vs Overhead Crane: Perbandingan Lengkap dan Efisiensi
- Jun 26, 2025
- 2 min read

Dalam dunia industri, memilih jenis crane yang tepat sangat penting untuk meningkatkan efektivitas operasional. Dua opsi populer adalah jib crane dan overhead crane. Masing-masing memiliki keunggulan dan area penggunaan yang berbeda—artikel ini membedah secara detail agar Anda dapat menentukan pilihan terbaik.
1. Struktur & Area Cakupan Jib Crane Vs Overhead Crane
Jib Crane: Memiliki lengan horizontal yang dipasang pada satu titik (kolom, dinding, atau ceiling), mampu berputar 180° hingga 360°. Area kerjanya berbentuk lingkaran kecil.
Overhead Crane: Terdiri dari bridge yang bergerak di atas rel pada ketinggian, menghasilkan area produksi persegi panjang mencakup seluruh fasilitas.
2. Kapasitas & Aplikasi Beban
Jib Crane: Umumnya digunakan untuk beban ringan hingga sedang (100 kg–5 ton), cocok untuk assembly line, bengkel, atau workstation.
Overhead Crane: Mampu mengangkat beban besar hingga >100 ton, ideal untuk gudang besar, pabrik, dan instalasi berat.
3. Kecepatan Gerak & Presisi
Jib Crane: Gerakan angkat dan putar sederhana—efisien untuk tugas berulang dengan presisi tingg.
Overhead Crane: Menyediakan gerakan kompleks (atas-bawah, kiri-kanan, depan-belakang), cocok untuk operasi skala luas.
4. Instalasi & Biaya
Jib Crane: Instalasi sederhana—bisa dipasang di dinding, tiang, bahkan without heavy foundations; hemat biaya awal dan maintenance.
Overhead Crane: Membutuhkan rel runway dan struktur bangunan yang diperkuat; investasi dan instalasi jauh lebih besar namun sebanding dengan layanan luasnya.
5. Ruang & Mobilitas
Jib Crane: Desain compact, ideal untuk ruang terbatas; sering digunakan di satu workstatio.
Overhead Crane: Mengoptimalkan ruang lantai karena berjalan di atas kepala; cocok untuk fasilitas besar dengan kebutuhan mobilitas material intensif.
6. Fleksibilitas & Akses Ruang
Jib Crane: Mudah disesuaikan—bisa wall-mounted, ceiling-mounted, freestanding, articulating jib—menjangkau area sudut dan space tertutup.
Overhead Crane: Umumnya fixed, namun memberikan jangkauan luas dan integrasi dengan beam struktural pabrik.
7. Biaya Operasional & Perawatan
Jib Crane: Biaya rendah baik dari sisi operasional maupun perawatan; komponen sederhana mudah dirawat.
Overhead Crane: Perlu servis rutin (rel, motor, hoist), sehingga biaya pemeliharaan lebih tinggi.
8. Efisiensi & Return of Investment (ROI)
Pilih Jib Crane jika Anda membutuhkan alat lifting untuk tugas lokal—biaya rendah, setup cepat, ROI cepat.
Pilih Overhead Crane bila butuh jaringan pengangkutan material luas—biaya tinggi tapi ideal untuk penggunaan intens, volume tinggi, dan beban berat.
Kesimpulan
Aspek | Jib Crane | Overhead Crane |
Kapasitas | Ringan–sedang (≤5 ton) | Menengah–berat (≤100+ ton) |
Area Cakupan | Lingkaran kecil | Persegi panjang luas |
Instalasi | Mudah & ekonomis | Kompleks & biaya besar |
Ruang | Ground-level, compact | Headroom tinggi, luas |
Mobilitas | Lokal workstation | Pabrik/warehouse seluruhnya |
Perawatan | Murah & sering | Mahal & rutin |
Rangkuman: Gunakan jib crane untuk tasks spesifik seperti bengkel, loading bay, atau workstation. Gunakan overhead crane untuk kebutuhan lifting besar, jangkauan luas, dan volume tinggi. Sesuaikan pilihan dengan kondisi ruang, beban, dan anggaran proyek Anda.




Comments