top of page

Mengatasi Kavitasi pada Pompa Celup: Panduan Solusi Komprehensif



Mungkin banyak yang jarang mengetahui tentang kavitasi, itu karena kavitasi adalah sebuah fenomena perubahan zat cair menjadi uap pada saat mengalir. Kejadian tersebut terindikasi dengan timbulnya gelembung uap, vibrasi dan juga suara bising. Nah pada pompa, kavitasi sendiri dapat menimbulkan turunnya unjuk kerja pompa serta merusak bagian-bagian pompa, terutama jika itu berlangsung dalam waktu yang cukup lama.


Adanya kavitasi sangatlah berdampak buruk, terutama pada penggunaan pompa, apalagi pompa tanam seperti pompa celup. Dampak buruk bagi pompa celup, seperti mengganggu kinerja dari pompa tersebut, hingga parahnya membuat pompa celup bisa rusak dengan sendirinya. Jadi untuk atasi kavitasi apalagi pada penggunaan pompa tanam seperti celup, Anda sebagai pemilik perlu memahami panduan atau solusi komprehensif di bawah ini!


Inilah Solusi dan Cara Tepat untuk Mengatasi Kavitasi pada Pompa Celup


Mengatasi kavitasi pada pompa celup diperlukan penanganan khusus serta solusi komprehensif untuk itu. Ini penting, karena meski pompa celup adalah pompa yang memang sepenuhnya terendam sehingga rentan terhadap kavitasi, ia juga termasuk dalam pompa yang membutuhkan solusi kavitasi agar kavitasi tidak berdampak pada pompa tersebut. Nah sebenarnya kavitasi sendiri pada dasarnya bisa dicegah dengan memakai pompa yang mempunyai NPSH yang tersedia lebih besar dari NPSH yang diperlukan.


Adapun dalam hal tersebut yang bisa dimengerti adalah dengan mengecilkan NPSH yang diperlukan. Ini merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan oleh pihak pembuat pompa, tapi itu juga turut menaikkan NPSH yang tersedia, sehingga harus juga adanya usaha dari para pengguna pompa celup yang dimaksud. Dalam perencanaan pembuatan pompa celup, kavitasi bisa dihindari dengan solusi berikut ini:


  • Kecepatan masuk harus suatu pompa harus dibuat relatif rendah. Hal ini berarti bahwa kecepatan spesifik harus dibuat rendah bilamana bahaya kavitasi ada serta mengancam bagi pompa celup.

  • Kemudian pada sudut masuk impeller yang rendah bisa mengurangi NPSH yang diperlukan pompa celup yang dimaksud.

  • Nah itu juga termasuk pada Impeller yang sebisa mungkin harus diusahakan sehalus mungkin, terutama pada bagian-bagian yang dekat dengan sisi masuk tersebut.

  • Harus adanya suatu usaha yang dapat berguna untuk membuat sudu yang mencakupi. Ini agar nantinya bisa memberikan pengaruh yang baik, serta bisa juga untuk menjaga supaya tekanan cairan pada sudu-sudu tetap rendah.

  • Lalu pastikan juga pada pembulatan ujung-ujung impeller pada sisi masuk. Itu karena cara tersebut bisa juga untuk mengurangi terjadinya kavitasi.

Beberapa Hal yang Harus Diperhitungkan untuk Menghindari Kavitasi pada Pompa Celup

Berbeda dengan yang ada diatas, dalam perencanaan instalasi pompa, ada juga beberapa hal yang harus diperhitungkan untuk menghindari kavitasi. Itu adalah sebagai berikut:


  • Pada pipa hisap harus dibuat sependek mungkin, tapi jika terpaksa menggunakan pipa hisap yang panjang, maka sebaiknya memakai pipa yang berdiameter satu nomor lebih besar untuk mengurangi kerugian gesekan.

  • Tidak dibenarkan untuk memperkecil laju aliran dengan cara menghambat aliran di sisi hisap pada pompa.

  • Kemudian adanya ketinggian letak pompa celup terhadap permukaan zat cair yang dihisap, itu harus dibuat serendah mungkin agar nantinya head hisap statis menjadi lebih kecil.

  • Bila head total pompa sangat berfluktuasi, maka pada keadaan head terendah harus dilakukan pengamanan dari bahaya kavitasi.


Jadi itulah informasi solusi dari kami untuk Anda dalam mengatasi kavitasi pada pompa celup. Semoga jadi manfaat bagi Anda semua dalam mengatasi masalah kavitasi pada pompa celup Anda. Untuk pompa celup terbaik dan berkualitas, maka kami rekomendasikan pompa dari Tsurumi. Anda bisa kunjungi IndahJaya.com untuk mendapatkan serta mengetahui lebih lengkapnya terkait pompa celup dari Tsurumi.


Comentarios


bottom of page