top of page

Ternyata Inilah Beberapa Kriteria Pemilihan Kabel Pengangkat yang Ideal untuk Hoist



Dalam operasional pekerjaan industri, tentu ada beberapa tahapan pengerjaan yang memang harus dikerjakan secara tepat serta bertahap adanya. Nah dalam pengerjaannya tersebut, tentunya industri juga membutuhkan peralatan yang tepat, terutama bisa digunakan untuk mengangkut beban yang memang berguna dalam proses pengolahan serta produksinya. Adapun itu jelas adalah pesawat pengangkat yang dikenal dengan nama hoist.


Seperti yang sudah banyak orang ketahui, hoist adalah salah satu alat angkut yang banyak digunakan dalam dunia industri, ini karena hoist dapat mengangkat sebuah beban berat dan besar hanya menggunakan tali. Melihat dan mengetahui bahwa hoist bisa berguna karena beberapa komponen, terutama tali, maka penting sekali komponen pada hoist itu ada dan lengkap. Namun perlu diperhatikan juga kriterianya, seperti kriteria kabel pengangkat hoist.

Inilah Beberapa Kriteria Pemilihan Kabel Pengangkat yang Ideal untuk Hoist

Peranan penting dari hoist untuk bisa diandalkan di banyak pekerjaan akan menjadi sia-sia jika tidak disertai dengan kabel yang berperan dalam mengangkat beban. Ini karena hoist tanpa kabel pengangkat, akan membuat hoist tidak bisa mengangkat beban tersebut dikarenakan tidak ada perantara yaitu kabel untuk mengangkat. Jadi oleh karena itu, maka peranan kabel pengangkat menjadi peranan penting untuk bisa membuat hoist dapat berguna sebagaimana adanya.


Namun walau begitu, bukan berarti kabel pengangkat hoist bisa dipilih secara random tanpa adanya seleksi terlebih dahulu. Pemilihan kabel pengangkat untuk hoist juga perlu diperhatikan kriteria-kriteria terbaiknya, hal ini karena memang kabel pengangkat yang bermasalah bisa berdampak pada gagalnya pekerjaan, hingga masalah buruk lainnya yang memang sangat diharapkan tidak terjadi. Jadi untuk memilih kabel pengangkat hoist yang tepat, Anda perlu perhatikan kriteria-kriteria seperti di berikut ini:


  • Memiliki jarak antara setiap helai kabel cukup rapat dan harus seimbang, ini juga termasuk dalam struktur tali kawat yang juga harus dirancang dengan bantalan yang tepat agar saat diaplikasikan tali kawat menghasilkan gerakan internal dan bisa bengkok.

  • Harus adanya komponen berupa baja atau inti serat, pelumasan, kawat dari logam yang membentuk tali panjang individu atau untaian tunggal. Itu juga termasuk untaian beberapa kawat yang dengan pola hileks yang diletakkan pada sekitar inti baja.

  • Kabel pengangkat hoist, secara ideal bisa dipilih dari bahan standar galvanis yang memang cara penggunaannya ditarik dengan kabel lain.

  • Harus bisa memberikan lebih banyak kekuatan dan stabilitas pada tali kawat dibandingkan inti serat. Dalam konstruksinya sendiri harus sesuai dengan stran serta wire yang dimaksud.

  • Kriteria pemilihan kabel pengangkat yang ideal untuk hoist juga harus bisa memberikan keseimbangan yang sangat baik antara ketahanan abrasi (abrasion resistance), ketahanan aus (wear resistance) dan ketahanan lelah (fatigue resistance).

  • Dilengkapi dengan inti FC (fiber core) atau IWRC (inti tali kawat independen) yang memang bisa digunakan untuk berbagai aplikasi. Ini meliputi memegang dan menutup tali untuk meraih crane, aplikasi teknik umum, sling tali kawat, tali derek, tali kerekan, tali pengangkat, aplikasi tali tambang, tali penambat, kabel kerucut, dan tali penarik.

  • Salah satu yang ideal, adalah memiliki konstruksi dimana Wire Rope terdiri dari 6 strand dimana masing-masing strand terdiri dari 12 wire yang mengelilingi 1 core.

  • Kabel ideal juga harus fleksibel dan memiliki daya tahan terhadap bengkokan yang baik sehingga dapat diaplikasikan pada hoist dan crane.

  • Kemudian memiliki ukuran individual wire yang besar sehingga daya tahan terhadap gesekan sangat baik dan cocok diaplikasikan untuk menarik beban saat menggunakan hoist.

  • Selain bisa lebih flexible, kabel pengangkat juga harus tahan karat, serta dapat digunakan untuk penahan beban, menggantung kabel, bentangan, tali serta sabuk konveyor dan winch.

  • Dapat menawarkan ketahanan rotasi yang sangat baik, lalu saat berada di bawah tekanan adanya gaya rotasi berlawanan yang bisa bekerja bersama-sama untuk menciptakan resistensi rotasi yang sangat baik.

  • Memiliki kepadatan, dimana yang renggang pada saat dipotong ujungnya akan mudah bubar sehingga saat diaplikasikan tidak bekerja maksimal dan akan cepat rusak.


Itulah beberapa kriteria pemilihan kabel pengangkat yang ideal untuk hoist. Semoga bermanfaat bagi Anda semua. Bilamana Anda ingin memiliki hoist atau crane, maka kami rekomendasikan yang terbaik dan berkualitas dari Elephant Hoist and Crane. Anda bisa kunjungi IndahJaya.com untuk keterangan lebih lanjut terkait Elephant Hoist and Crane.


コメント


bottom of page