Masalah Umum pada Pompa Kolam Ikan dan Cara Mengatasinya
- Apr 19, 2025
- 3 min read

Pompa kolam ikan adalah jantung dari sistem sirkulasi air. Tanpa pompa yang berfungsi dengan baik, air akan stagnan, kualitas menurun, dan ikan bisa mengalami stres bahkan kematian. Namun, seperti alat lainnya, pompa kolam juga bisa mengalami berbagai masalah teknis, baik karena usia, penggunaan yang kurang tepat, atau faktor lingkungan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas masalah umum yang sering terjadi pada pompa kolam ikan, penyebabnya, dan tentunya solusi praktis agar sistem kolam tetap berjalan lancar dan ikan tetap sehat.
1. Pompa Kolam Ikan Tidak Menyala Sama Sekali
🔍Penyebab:
Kabel daya terputus atau longgar
Saklar atau MCB (Miniature Circuit Breaker) turun
Motor pompa terbakar akibat korsleting
Impeller atau rotor macet karena kotoran
✅ Cara Mengatasi:
Cek sambungan listrik dan pastikan arus teraliri dengan baik
Tes soket pompa dengan alat elektronik lain
Jika ada bau gosong, kemungkinan motor terbakar—perlu servis atau ganti pompa
Bongkar bagian impeller, bersihkan dari kotoran atau batu kecil yang tersangkut
2. Pompa Kolam Ikan Berbunyi Keras atau Berdengung
🔍 Penyebab:
Bantalan (bearing) aus
Ada kerikil atau pasir masuk ke dalam impeller
Pompa bekerja dalam keadaan kering (tidak terisi air)
✅ Cara Mengatasi:
Matikan pompa dan buka rumah impeller
Bersihkan seluruh komponen dari benda asing
Jika bearing aus, sebaiknya bawa ke tukang servis atau ganti unit baru
Pastikan pompa selalu berada dalam posisi terendam atau sesuai instruksi pemasangan
3. Pompa Menyala Tapi Tidak Mengalirkan Air
🔍 Penyebab:
Saringan pompa (pre-filter) tersumbat
Selang atau pipa tersumbat oleh kotoran atau lumut
Ada kebocoran udara di jalur hisap (air tidak bisa tersedot)
✅ Cara Mengatasi:
Bersihkan filter dan periksa aliran air masuk
Cek seluruh pipa hisap, sambungan, dan keran
Pastikan semua koneksi rapat dan tidak ada udara yang masuk
Periksa apakah posisi pompa terlalu jauh dari permukaan air
4. Aliran Air Lemah atau Tidak Stabil
🔍 Penyebab:
Media filter terlalu kotor sehingga menghambat aliran air
Impeller rusak atau aus
Tegangan listrik yang tidak stabil
✅ Cara Mengatasi:
Lakukan backwash atau ganti media filter jika sudah lama digunakan
Bersihkan atau ganti impeller jika sudah tidak berfungsi maksimal
Gunakan stabilizer jika tegangan listrik rumah sering naik-turun
5. Pompa Sering Mati Sendiri
🔍 Penyebab:
Overheating karena pompa bekerja terlalu berat
Ventilasi motor tertutup debu atau lumpur
Beban listrik di rumah terlalu besar
✅ Cara Mengatasi:
Letakkan pompa di tempat sejuk dan bersirkulasi udara
Bersihkan ventilasi motor pompa dari debu
Gunakan pompa sesuai kapasitas volume air kolam (jangan terlalu kecil untuk kolam besar)
6. Pompa Cepat Rusak Meski Baru Digunakan
🔍 Penyebab:
Salah pilih jenis pompa (misal: pompa rumah digunakan untuk kolam)
Terkena air hujan atau panas matahari langsung terus-menerus
Daya listrik tidak sesuai spesifikasi pompa
✅ Cara Mengatasi:
Pastikan menggunakan pompa khusus kolam ikan yang tahan air dan tahan lama
Lindungi pompa dengan penutup (housing) yang tetap memberikan ventilasi
Periksa tegangan dan watt yang dibutuhkan pompa sebelum memasang
7. Pompa Kemasukan Lumpur atau Pasir
Ini sering terjadi pada kolam yang menggunakan substrat dasar berupa pasir atau tanah.
🔍 Penyebab:
Inlet pompa terlalu dekat dengan dasar kolam
Tidak menggunakan filter mekanis atau pre-filter
✅ Cara Mengatasi:
Posisikan pompa agak mengambang atau jauh dari dasar kolam
Gunakan spons atau saringan kasar sebagai pelindung inlet
Tambahkan filter mekanik seperti drum filter atau biofilter
Tips Merawat Pompa Kolam agar Lebih Awet
Supaya pompa kolam ikan tidak cepat rusak dan performanya tetap optimal, ikuti beberapa tips perawatan berikut:
Bersihkan Rutin
Bersihkan pre-filter dan impeller setidaknya seminggu sekali untuk menghindari sumbatan.
Gunakan Pompa Sesuai Kapasitas
Jangan memaksakan pompa kecil untuk kolam besar. Hitung kebutuhan liter per jam sesuai volume air.
Hindari Overheating
Letakkan pompa di tempat teduh dan jangan biarkan bekerja tanpa air (dry run).
Jaga Kualitas Air
Air kolam yang terlalu kotor atau penuh amonia akan merusak pompa dalam jangka panjang.
Ganti Sparepart Saat Diperlukan
Jangan tunggu rusak total. Jika impeller atau bearing mulai aus, segera ganti agar tidak merusak motor.
Kapan Harus Ganti Pompa Kolam?
Pompa kolam ikan yang dirawat dengan baik bisa bertahan 2–5 tahun tergantung kualitas produk dan intensitas penggunaan. Namun, jika pompa:
Sering mati meskipun sudah dibersihkan
Tidak mengalirkan air meski sudah diperiksa
Suku cadang sulit ditemukan
Menyebabkan tagihan listrik melonjak
Maka, lebih baik investasi pada pompa baru dengan fitur hemat energi dan perlindungan lebih baik.
Kesimpulan: Deteksi Dini adalah Kunci
Pompa kolam yang bermasalah bisa berdampak langsung pada kesehatan ikan dan kejernihan air. Dengan mengenali gejala kerusakan sejak dini dan melakukan perawatan rutin, Anda bisa memperpanjang umur pompa dan menjaga ekosistem kolam tetap seimbang.
Jika Anda masih bingung memilih pompa atau butuh rekomendasi produk terbaik untuk kolam Anda, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan penyedia peralatan kolam terpercaya atau ahli teknis terdekat.




Comments