top of page

Mekanisme Kerja Hoist: Penjelasan Detil dari Spesialis



Banyak alat pengangkat berat yang memang bisa diandalkan dalam mengangkat benda-benda berat yang dimaksud. Namun tidak semua bisa memungkinkan pengangkatan yang dapat juga disertai dengan pemindahan. Nah salah satu alat yang memang berguna dalam mengangkat barang berat dan juga bisa digunakan untuk memindahkannya, alat tersebut adalah hoist yang biasa tersambung pada beberapa jenis crane.


Peran hoist memang penting, karena memang hoist adalah alat bantu yang difungsikan sebagai alat untuk mengangkat dan memindahkan barang yang mempunyai beban berat. Hoist crane sendiri adalah alat pengangkat beban berat yang dapat diaplikasikan dalam ruangan maupun di luar ruangan dalam posisi yang vertikal atau tegak lurus. Pengoperasian hoist tersebut, pastinya dilengkapi dengan mekanisme kerja yang memang harus tepat dan detail.


Inilah Penjelasan Mekanisme Kerja Hoist yang Perlu Dipahami oleh Anda Semua


Dalam bahasa Inggris, hoist memiliki pengertian sebagai kontrol, sehingga dengan begitu maka jelas sekali alat tersebut memang berkaitan dengan pengontrolan. Hoist memang sudah menjadi alat bantu yang dapat digunakan untuk mengangkat dan memindahkan barang dengan berat, baik itu ada dalam ruangan maupun luar ruangan dalam posisi yang vertikal atau tegak lurus. Berbeda dengan crane yang fungsinya sama untuk mengangkat beban berat, beberapa jenis crane sebenarnya hanya bisa digunakan di outdoor, terutama dengan bentuk besarnya.


Dari banyaknya penjelasan terutama para ahli dan spesialis hoist dan crane, hoist sebenarnya memiliki mekanisme kerja yang terdiri dari dua sistem, yaitu yang pertama adalah secara electric, lalu sisanya adalah secara manual. Nah untuk sistem kerja electric hoist dapat dioperasikan dengan sumber energi listrik, sedangkan sistem kerja manual hoist bisa dioperasikan tanpa menggunakan energi listrik, yaitu dengan menggunakan proses kerja mekanik dengan juga mengandalkan fungsi katrol.


Perlu diketahui, bahwa secara umum proses kerja mekanik pada hoist itu dibagi menjadi dua, yaitu bisa dengan menggunakan chain hoist (rantai) dan wire rope (tali kawat). Untuk hoist yang elektrik, dia memiliki motor induksi dan rem untuk memastikan beban ditahan saat mengangkat, yakni yang memungkinkan benda/beban berat diangkat dengan aman. Motor tersebut dapat digerakkan oleh energi listrik, sehingga menghasilkan energi mekanik yang kemudian dapat mengangkat beban/berat.


Untuk yang manual, mekanisme yang digunakan untuk mengangkat dan menurunkan beban berat menggunakan rantai atau wire rope akan dikaitkan dan digulung pada roda. Ketika rantai ditarik secara manual, rantai akan berputar di sekitar roda dan akan mulai mengangkat barang yang terpasang di ujung rantai yang lain. Rantai blok juga dapat dipasang pada sling dan tas rantai untuk mengangkat beban yang lebih merata. Jadi proses yang sepenuhnya manual cenderung sedikit, sedangkan electric mampu mengangkat beban yang jauh lebih besar dan lebih mudah.


Nah berbeda dengan versi manual hoist, electric hoist pastinya dilengkapi dengan rem, yang mana rem tersebut memiliki mekanisme interlocking dalam kombinasi dengan motor yang beroperasi dengan cara yang unik. Apabila hoist tersebut sedang beroperasi, maka suplai energi ke rem akan dilepaskan. Tetapi ketika motor hoist tersebut mati, maka suplai secara otomatis diberikan dan rem akan kembali untuk memastikan bahwa beban derek dapat ditahan.


Jadi itulah mekanisme kerja hoist yang memang cukup detail sama dengan penjelasan dari spesialis. Semoga bisa Anda pahami dan bisa jadi manfaat untuk lainnya. Tentunya hoist dan crane terbaik dan berkualitas adalah Elephant Hoist and Crane, yang mana itu bisa Anda semua ketahui lebih lengkapnya di IndahJaya.com


Comentarios


bottom of page