Mengenal Jenis Panel pada Genset dan Fungsinya untuk Cadangan Listrik


Mengenal Jenis Panel pada Genset dan Fungsinya untuk Cadangan Listrik

Listrik merupakan barang utama untuk mendukung segala bentuk kegiatan domestik maupun industri. Pemadaman listrik yang disebabkan karena maintenance atau lain hal menjadi permasalahan karena menghambat kegiatan-kegiatan lainnya. Menggunakan genset atau generator adalah solusi alternatif ketika terjadi pemadaman listrik. Sebelum memasang alat cadangan listrik tersebut, sebaiknya mengenal jenis panel pada genset dan fungsinya dapat Anda lakukan terlebih dahulu.


Terdapat empat jenis panel pada genset, berikut perbedaan dari masing-masing panel tersebut.


Automatic Main Failure (AMF) Panel

Pemasangan panel AMF pada genset memiliki fungsi untuk melakukan otomatisasi ketika terjadi pemadaman listrik. Panel AMF mampu mematikan atau menghidupkan genset tanpa adanya bantuan tenaga manusia.


Sehingga prinsip kerja yang digunakan oleh panel AMF adalah secara otomatis menyalakan genset ketika listrik yang dialirkan PLN mati. Begitupun ketika listrik PLN telah hidup kembali maka panel AMF akan menonaktifkan genset tersebut.


Automatic Transfer Switch (ATS) Panel

Merupakan akronim dari Automatic Transfer Switch, panel ATS didefinisikan sebagai sebuah susunan listrik pada genset yang bekerja seperti saklar. ATS akan secara otomatis bekerja dengan cara menyalurkan listrik dari sumber lain seperti mesin genset ketika aliran listrik dari PLN terhenti baik secara mendadak ataupun terencana.


Begitupun ketika sumber listrik PLN telah kembali menyala maka panel ATS akan memindahkan sumber listrik yang diambil dari yang awalnya mesin genset kepada aliran listrik PLN.


Panel Sinkronisasi

Apabila dalam rumah atau industri Anda menggunakan genset lebih dari 1 maka penggunaan panel sinkronisasi sangat disarankan. Panel sinkronisasi ini berfungsi untuk mengurangi beban kinerja dari genset sehingga dapat menghemat biaya pemakaian dan beban yang digunakan.


Misalkan beban listrik bervariasi dari 300kVA hingga 1000kVA akan lebih efektif dan efisien ketika Anda menggunakan genset dengan beban 500kVA sebanyak dua buah dibandingkan dengan menggunakan 1 genset berbebankan 1000kVA.


Cara kerja dari panel sinkronisasi ini adalah memperhatikan jumlah beban yang digunakan. Ketika genset yang terpasang adalah 2 x 500kVA dan penggunaan beban listrik masih berada di bawah 500kVA seperti 250kVA maka hanya satu genset yang berfungsi. Namun ketika beban yang digunakan sebesar 600kVA maka akan dibagi pada kedua genset.


Sinkronisasi panel dapat dilakukan dengan tepat jika Anda memilih jasa ataupun penjual produk generator yang tepat seperti http://indahjaya.com


Panel PKG

Berfungsi tidak jauh berbeda dengan panel generator AC dan DC, panel PKG tidak terpasang langsung pada generator seperti panel AC dan DC.


Sedangkan fungsi dari panel PKG tidak jauh berbeda dengan jenis-jenis panel lainnya yaitu untuk mengoperasikan generator dari mulai hingga terhenti. Sistem kerja panel PKG yang ada saat ini menggunakan modul yang mirip dengan sistem panel AMF.


Mengenal jenis panel pada genset dan fungsinya dapat menjadi hal dasar ketika Anda ingin melakukan instalasi generator pada rumah atau industri Anda. Selain spesifikasi panel dan generator, memiliki asisten dalam hal alat listrik cadangan adalah hal yang sama pentingnya. Jasa dan penjualan produk generator yang dapat dipercaya seperti http://indahjaya.com adalah pilihan yang tepat.