Panduan Memilih Crane yang Tepat Sesuai Kebutuhan Proyek Anda
- Jun 26, 2025
- 2 min read

Memilih crane yang sesuai adalah langkah penting agar proyek Anda berjalan aman, efisien, dan ekonomis. Berbagai tipe crane memiliki keunggulan masing‑masing—sesuaikan dengan beban, area kerja, dan jenis pekerjaan. Artikel ini merangkum langkah‑langkah praktis untuk membantu Anda memilih dengan tepat.
1. Tentukan Jenis Crane berdasarkan Lokasi & Mobilitas
Overhead Crane — dipasang secara permanen pada rel di atap pabrik atau gudang. Ideal bila pekerjaan berlangsung di satu area tetap.
Gantry Crane — memiliki kaki sendiri di rel lantai atau roda; cocok untuk area outdoor seperti pelabuhan.
Semi‑Gantry Crane — satu sisi di rel, sisi lain di rangka bangunan; efisien untuk area terbatas.
Monorail Crane — rel tunggal yang dapat dibentuk melengkung; pas untuk lini produksi dan assembly line.
Jib Crane — lengan pivot yang bisa berputar; ideal untuk stasiun kerja kecil atau loading bay.
Cargo Lift / Travel Lift — dirancang khusus untuk mengangkat kapal atau kontainer, umum di dermaga.
2. Evaluasi Kapasitas dan Jenis Beban
Hitung berat maksimum beban yang akan diangkat + margin keamanan sekitar 10–25% .
Sesuaikan kapasitas crane: overhead dan jib crane cocok untuk <10 ton, sementara gantry dan cargo lift bisa menangani puluhan hingga ratusan ton.
3. Perhatikan Area dan Ketinggian Angkat
Jika ruang lantai terbatas, overhead atau monorail crane lebih efisien karena tidak makan luas.
Untuk area terbuka dan mobilitas tinggi, gantry crane dengan rel atau roda adalah pilihan tepat.
Perhatikan juga lift height dan swing radius, terutama pada jib crane—cek apakah bisa mencapai titik kerja tanpa halangan.
4. Perhitungkan Mobilitas dan Kelincahan
Fixed (overhead, semi‑gantry): ideal bila lokasi tetap.
Portable/mobile (gantry, jib, cargo lift): cocok untuk penggunaan bergilir antar area.
5. Pertimbangkan Durasi & Frekuensi Operasi
Untuk pemakaian panjang dan berat (produksi pabrik), overhead dan gantry crane yang lebih tahan lama lebih cocok.
Untuk penggunaan ringan atau sesekali (loan atau servis), jib atau monorail crane lebih efisien dari segi biaya.
6. Fitur Keselamatan Vital
Pastikan crane lengkap dengan:
Limit switch, overload protection, emergency stop
Sistem rem yang handal
Sertifikasi standar ASME, CMAA, atau ISO sesuai kebutuhan
7. Hitung Total Biaya Kepemilikan
Hitung komprehensif, bukan hanya harga unit. Faktor yang masuk perhitungan:
Unit crane
Instalasi & pemasangan
Rel/tracks untuk overhead dan gantry
Risikonya crane tetap vs mobile
Servis, spare-part, pelatihan operator
8. Bandingkan Antara Varian Crane
Tipe Crane | Kapasitas | Ruang & Mobilitas | Ideal Untuk |
Overhead | ≤125 ton | Space overhead, tetap | Pabrik, manufaktur, maintenance |
Gantry | 5–100+ ton | Lantai, outdoor/moveable | Pelabuhan, pending structure berat |
Semi‑Gantry | Sedang–besar | Rel + rangka bangunan | Area terbatas, pabrik manufaktur |
Monorail | ≤6 ton | Ceiling space, jejak lurus/melengkung | Assembly line, Food processing |
Jib | ≤5 ton | Workstation, loading bay | Bengkel, workshop, titik spesifik |
Cargo Lift | Puluhan–ratus ton | Dermaga, galangan kapal | Memindahkan kapal/kontainer |
9. Konsultasi dengan Penyedia Prof
esional
Diskusikan kebutuhan teknis—seperti kapasitas, sling, struktur bangunan—dengan vendor atau konsultan crane. Perusahaan profesional seperti Elephant Jepang (untuk hoist), atau penyedia crane lokal bisa memberikan simulasi dan rekomendasi paling efektif.




Comments