Panduan Merawat Konektor Selang Kompresor Agar Tetap Awet


Panduan Merawat Konektor Selang Kompresor Agar Tetap Awet

Dalam menggunakan konektor selang kompresor tidak boleh asal tanpa menggunakan buku petunjuk pemakaian. Dibutuhkan perawatan yang baik agar mesin bisa digunakan dalam waktu lama.


Bila tidak, akan timbul permasalahan seperti mesin gampang rusak, efisiensi kerja menurun, hingga biaya membenahinya akan lebih mahal. Sehingga perawatan harus selalu dilakukan walau kompresor sedang tidak rusak.


Dengan begitu barang jadi lebih awet dan tahan lama. Selain itu, produktivitas pengguna juga bisa meningkat. Sebelum menuju pada panduan perawatannya, perlu diketahui beberapa gangguan yang sering terjadi pada kompresor.


Gangguan yang Sering Terjadi pada Kompresor Udara


Motor penggerak piston tidak mau berputar, dikarenakan motor atau mesin tidak dapat sumber tegangan listrik. Atau karena sakelar rusak, kumparan terbakar, bahkan kapasitor ikutan rusak.


Gangguan lain adalah alat pompa ban tersebut mati otomatis. Kemungkinan penyebabnya pressure switch atau kabelnya putus, namun masih bisa diganti baru. Tetapi jika rusak, maka kabel harus diganti.


Korosi juga menyebabkan konektor selang kompresor mudah rusak. Hal ini dikarenakan tercampurnya senyawa asam beserta basa lain sehingga berubah korosif. Biasanya disebabkan oleh udara dalam tabung mengalami pendinginan.


Kemudian udara tersebut menempel pada beberapa bagian motornya. Solusinya harus memasangkan katup pencegah air. Pasangkan di bagian luar mesin. Gunanya mengurangi air masuk pada udara tekan.


Gangguan selanjutnya adalah melelehnya kapasitor yang disebabkan tegangan berlebih atau pemakaiannya melebihi kapasitas. Tegangan berlebih dapat diketahui dari kegosongan motor maupun rusaknya kapasitor.


Cara Merawat Konektor Selang Kompresor dengan Tepat


Pemakaian melebihi kapasitas dapat menimbulkan terjadinya kebakaran kapasitor tadi. Kemudian dilanjut dengan terbakarnya motor. Oleh karenanya perlu melakukan manajemen perawatan. Berikut panduan merawat konektor selang jenis kompresor agar awet.


Jaga Temperatur


Biasanya untuk mesin ini sendiri digunakan dalam temperatur 40o C hingga 80o untuk jenis 22 Kw. Atau dalam temperatur 100o C untuk jenis 27 Kw. Maka dari itu jagalah temperatur saat pemakaian agar konektor Anda juga tidak rusak.


Rajin Bersihkan Mesin


Panduan merawat konektor selang kompresor selanjutnya dengan cara membersihkan kebersihan motornya dari kotoran. Biasanya debu dari sirkulasi udara yang jadi penyebabnya.


Periksa juga bagian penyaring udara masuk di motor dengan megger 500 V ketika servis periodik. Anda perlu memastikan penyaring tersebut terbaca 1M Ω atau di atasnya.


Lakukan Overhaul atau Turun Mesin


Overhaul pemasangan kembali mesin wajib dilakukan setidaknya setiap 4 tahun sekali. Tetapi perihal tempat – tempat berdebu, lakukan tiap 2 tahun sekali. Setelah itu pasang kembali seluruhnya sesuai posisinya.


Gunakan Gemuk


Cara menjaga keawetan konektor selang kompresor selanjutnya adalah mengaplikasikan bagian – bagian yang membutuhkan gemuk. Gemuk (grease) yang cocok adalah sejenis High Lubricative serta Long Effective.


Periksalah V-Belt


Perlu diketahui, bahwa tingkat kelenturan V-Belt sesuai standar adalah bersifat padat. Pastikan V-Belt tidak dipasang terlalu rapat. Dikarenakan dapat berakibat pecahnya poros motor.


Tentu berakibat juga pada waktu pemakaian bantalan air – end yang berkurang. Dengan begitu dapat membuat V-Belt mudah tergelincir, lalu kompresor tidak mampu bekerja secara maksimal.


Rajin Mengganti Oli Pelumas


Perawatan konektor selang kompresor juga dapat dilakukan dengan cara perawatan pelumas. Rajinlah mengganti oli sesuai kondisi pemakaian normal, maksimal sekitar 500 jam sekali.


Setara dengan 20 – 21 hari atau 3 minggu untuk penggantian oli pertama. Sedangkan ganti oli kedua lakukan maksimal 1.500 jam pemakaian. Setara dengan 2 bulan setelah mengganti oli pertama.


Sementara mengganti oli ketiga dilakukan maksimal sekitar 2,5 bulan. Jarak waktu ini berlaku untuk penggantian oli keempat dan seterusnya. Dengan begitu mesin Anda bisa tetap awet.


Melalui manajemen perawatan penggunaan alat bisa dimonitor juga jadi awet. Selain karena dirawat, menggunakan produk kualitas bagus juga dapat meningkatkan kinerja konektor selang kompresor Anda.