top of page

Permeabilitas Tanah: Pengaruhnya terhadap Desain dan Kinerja Pompa Celup



Apa itu permeabilitas? Permeabilitas adalah salah satu parameter petrofisik yang berupa kemampuan batuan untuk dapat meloloskan fluida. Satuan permeabilitas yang umum digunakan adalah Darcy. Pada umumnya seiring bertambahnya tingkat porositas pada suatu batuan maka akan diikuti dengan penambahan tingkat permeabilitas batuan tersebut, meskipun anggapan ini tidak selalu benar adanya.


Ada jenis permeabilitas yang beragam dengan faktor yang mempengaruhinya serta hubungannya dengan porositas. Permeabilitas tanah sendiri pastinya adalah proses cepat atau lambatnya air yang meresap ke dalam tanah melalui pori-pori tanah, baik ke arah horizontal maupun vertikal. Nah tentunya itu memiliki pengaruhnya tersendiri yang berdampak pada desain dan kinerja dari pompa celup yang dipergunakan dalam tanah.


Permeabilitas Tanah yang Memiliki Pengaruh Pada Desain dan Kinerja Pompa Celup


Permeabilitas tanah telah dianggap sebagai kemampuan yang dimiliki oleh tanah untuk menyerap atau menyalurkan air atau udara ke bagian dalamnya. Nah permeabilitas tanah memiliki dua lapisan, yaitu lapisan atas maupun lapisan bawah. Lapisan atas sendiri merupakan lapisan yang memiliki kecepatan sedang sampai cepat (0,2-9,46 jam-1), sedangkan lapisan bawah memiliki kecepatan sedang sampai lambat ( 1,10-3,62 jam-1).


Dengan struktur dan tekstur tanah yang turut memiliki andil dalam penentuan permeabilitas tanah, maka semakin kasar tekstur suatu tanah, maka semakin besar pula permeabilitas tanah karena air maupun udara yang mampu masuk melalui sela-sela tanah yang tidak rapat, begitu pula sebaliknya. Jadi kepadatan dan tekstur tanah memiliki hubungan yang erat terhadap permeabilitas tanah karena hal tersebut menjadi variabel penentu kemampuan tanah dalam menyerap air.


Pengaruh Permeabilitas Tanah Terhadap Desain dan Kinerja Pompa Celup

Kajian tentang permeabilitas tanah memang sangat diperlukan karena itu memang memiliki pengaruh pada desain dan kinerja dari pompa celup. Hal itu sebagaimana sesuai dengan tindakan menghitung debit rembesan dalam tanah di bawah suatu struktur dan di dalam tubuh bendungan dari tanah. Kemudian menghitung uplift (gaya angkat) di bawah bangunan air, serta menganalisis kestabilan struktur akibat piping pada bendungan/turap yang memang harus dapat disesuaikan dengan desain pompa celup agar kinerjanya tidak terganggu.


Jadi permeabilitas tanah yang dianggap sebagai kemampuan tanah untuk meneruskan air atau udara, memiliki jenis tanahnya tersendiri dengan permeability yang dapat berpengaruh pada desain dan kinerja pompa celup tanah, yakni itu pada tingkat high, medium, low, very low, dan juga impervious di tingkat level permeability. Contohnya seperti partikel tanah yang bersifat menggumpal tentunya akan menyebabkan permeabilitas rendah. Sementara partikel tanah yang kecil dan terpisah seperti pasir akan memiliki permeabilitas yang tinggi.


Porositas atau banyaknya pori-pori yang ada pun juga turut mempengaruhi permeabilitas tanah. Tanah dengan banyak pori-pori, seperti tanah dengan akar dan cacing tanah, memiliki permeabilitas tinggi, dan air lebih mudah diserap dari permukaan tanah. Struktur tanah juga yang padat dan memiliki banyak batuan akan sulit ditembus oleh udara dan air, sehingga memiliki permeabilitas lebih rendah dari tanah yang gembur dan banyak memiliki unsur organik.


Nah jadi itulah yang perlu Anda pahami mengenai permeabilitas tanah dan pengaruhnya pada desain dan kinerja dari pompa celup. Semoga Anda semua mengerti dan bisa menambah wawasan Anda terkait dengan permeabilitas tanah. Bilamana Anda ingin memiliki pompa air untuk tanah, maka pompa yang terbaik dan berkualitas untuk Anda adalah pompa celup Tsurumi. Anda bisa kunjungi IndahJaya.com untuk ketahui lebih lanjut terkait dengan pompa celup Tsurumi.


bottom of page