top of page

Yuk Simak Rumus Daya Listrik Agar Bisa Menghitung Biaya Listrik di Rumah



Daya listrik adalah kemampuan suatu peralatan listrik untuk melakukan usaha akibat adanya perubahan kerja dan perubahan muatan listrik pada tiap satuan waktu yang ada. Nah besarnya daya listrik yang dilakukan oleh peralatan listrik pun dapat dipengaruhi oleh keberadaan tegangan listrik, lalu bisa juga kuat arus listrik, dan juga hambatan listrik didalam rangkaian listrik tertutup, serta keadaannya terhadap waktu.


Nilai daya listrik umumnya dicantumkan pada label peralatan listrik untuk menunjukkan besarnya energi yang dibutuhkan oleh perangkat listrik untuk dapat bekerja tiap satuan waktu. Tentunya ada perhitungan dari daya listrik yang sangat bermanfaat untuk membuat Anda tahu atau bisa mengkalkulasi biaya listrik di rumah Anda. Itu pun bisa dipermudah dalam rumus yang ada, yang mana rumus tersebut bisa Anda ketahui di artikel ini!


Inilah Rumus Daya Listrik Agar Bisa Menghitung Biaya Listrik di Rumah

Untuk tahu cara menghitung daya listrik, maka tentu saja Anda perlu menerapkan sebuah rumus yang memang benar dan juga tepat. Namun sebelum menerapkan rumus daya listrik yang ada, Anda harus terlebih dahulu mengetahui satuan daya listrik yang digunakan. Jadi, sebenarnya dalam Satuan Internasional (SI), daya listrik disebut dianggap sebagai Watt. Namun, terkadang daya listrik juga dinyatakan dalam satuan Joule, sehingga dengan begitu maka rumus daya listrik yang bisa digunakan adalah: P = W/T


Arti “P” adalah daya (watt), lalu arti “W” adalah usaha (joule), kemudian untuk “T” dia adalah waktu (sekon). Nah selain rumus tersebut, tentunya rumus daya listrik juga bisa menggunakan notasi seperti di berikut ini: P = V.I . Nah keterangan untuk “V” adalah tegangan (volt), kemudian “I” adalah arus listrik atau ampere. Perlu Anda ketahui juga, nyatanya ada juga 2 persamaan lain yang bisa diterapkan saat menemukan beberapa kasus berbeda, seperti yang ada di berikut ini: P = I2R dan P = V2/R, dengan keterangan R adalah hambatan arus listrik dengan satuan ohm.


Contoh Soal Mengenai Energi dan Daya Listrik Agar Bisa Memahami Rumus Daya Listrik

Berikut adalah beberapa soal yang kami ambil dan modifikasi agar Anda mengerti cara menghitung biaya listrik di rumah Anda dengan rumus yang sudah kami berikan diatas.


Contoh Soal 1

Soal: Jono ingin membuka sebuah usaha besar yang membutuhkan daya 1500 Joule untuk proses pengerjaannya yang membutuhkan waktu selama 10 menit. Nah hitunglah besarnya daya yang dilakukan oleh Jono pada pengerjaannya tersebut.

Jawaban: Diketahui W = 1500 Joule, t = 10 menit = 600 sekon. Jadi ditanya: P?. Nah jawabannya maka akan menggunakan rumus (P = W/t), sehingga dengan begitu P = 1500/600, P = 2,5 Watt. Jadi dengan demikian daya yang dibutuhkan Jono untuk pengerjaannya adalah 2,5 Watt.


Contoh Soal 2

Soal: Sebuah Kipas Air Conditioner (AC) memerlukan tegangan 440 V dan arus listrik sebesar 2,4 A untuk mengaktifkannya. Nah pertanyaannya, berapakah daya listrik yang dikonsumsinya?

Jawaban: Diketahui V = 440 Volt, I = 2,4 Ampere, Jadi ditanya: P?. Nah jawabannya menggunakan rumus P = V.I Jadi P = 440.2,4, P = 1056 Watt. Jadi jika dihitung, maka daya yang dikonsumsi oleh Kipas Air Conditioner (AC) saat diaktifkan adalah sebesar 1056 Watt.


Nah jadi itulah rumus daya listrik agar bisa membuat Anda dapat menghitung biaya listrik di rumah. Sekian dari kami, semoga artikel ini jadi manfaat untuk Anda dan juga yang lainnya. Bilamana Anda ingin memiliki Genset, maka rekomendasi terbaik dan berkualitas dari kami adalah Genset Tenka. Mengenai Genset Tenka, tentunya Anda bisa ketahui lebih lanjut di IndahJaya.com


bottom of page