top of page

Tips Membeli Chain Block Sesuai Budget dan Kebutuhan Lapangan

  • May 8, 2025
  • 3 min read
chain block

Dalam dunia industri, konstruksi, maupun perbengkelan, chain block atau takel tangan merupakan salah satu alat angkat manual yang paling sering digunakan. Alat ini berfungsi untuk mengangkat dan menurunkan beban berat secara vertikal dengan bantuan rantai dan roda gigi. Meski tergolong alat sederhana, pemilihan chain block yang tepat sangat penting agar pekerjaan di lapangan berjalan lancar, aman, dan efisien.

Namun, tidak semua chain block cocok untuk semua pekerjaan. Ada banyak pilihan di pasaran dengan variasi harga, kapasitas, fitur, hingga kualitas. Maka dari itu, penting untuk mengetahui tips membeli chain block yang sesuai dengan budget dan kebutuhan lapangan, agar investasi Anda tepat guna dan tidak menimbulkan risiko operasional.


Apa Itu Chain Block dan Fungsinya?

Chain block adalah alat pengangkat beban manual yang menggunakan sistem rantai dan roda gigi untuk memberikan gaya angkat. Biasanya digunakan untuk:

  • Mengangkat mesin atau komponen berat

  • Menyusun material bangunan

  • Perawatan alat berat

  • Keperluan gudang dan logistik

Chain block sering digunakan bersama dengan beam, trolley, atau gantry crane agar dapat digerakkan secara horizontal di lokasi kerja.


Mengapa Memilih Chain Block dengan Bijak Itu Penting?

  • Keselamatan kerja: Chain block yang tidak sesuai bisa menyebabkan kecelakaan.

  • Efisiensi waktu dan tenaga: Kapasitas yang pas mempercepat pekerjaan.

  • Ketahanan alat: Kualitas buruk berisiko cepat rusak.

  • Penghematan biaya: Tidak semua pekerjaan butuh chain block mahal, tapi jangan pula membeli yang murahan.


Tips Membeli Chain Block Sesuai Budget dan Kebutuhan

Berikut panduan yang bisa Anda pertimbangkan sebelum membeli chain block:


  1. Tentukan Kapasitas Angkat yang Dibutuhkan

    Langkah pertama adalah memahami berat maksimal beban yang akan diangkat secara rutin. Chain block tersedia dalam berbagai kapasitas, mulai dari 0,5 ton, 1 ton, 2 ton, 3 ton hingga 10 ton atau lebih.

    Tips:

    • Pilih kapasitas sedikit lebih besar dari beban kerja rata-rata Anda.

    • Hindari penggunaan chain block di kapasitas maksimal secara terus-menerus, karena akan memperpendek umur pakai.


  2. Perhatikan Tinggi Angkat (Lift Height)

    Tinggi angkat menunjukkan jarak maksimal beban bisa diangkat dari posisi semula. Umumnya tersedia mulai dari 3 meter hingga lebih dari 10 meter.

    Kapan perlu tinggi angkat lebih panjang?

    • Area kerja memiliki struktur tinggi

    • Digunakan di bangunan bertingkat

    • Dipasang di gantry crane atau tiang tinggi


  3. Cek Jenis dan Kualitas Rantai

    Rantai adalah komponen inti chain block. Pastikan rantai berbahan baja paduan (alloy steel) dan bersertifikasi.

    Ciri rantai berkualitas:

    • Permukaan halus dan tidak mudah karat

    • Tahan terhadap beban tarik tinggi

    • Tidak mudah melar atau patah

    Hindari chain block dengan rantai tipis atau tanpa informasi bahan pembuat, karena bisa berbahaya.


  4. Sesuaikan dengan Frekuensi Penggunaan

    Apakah chain block Anda akan dipakai setiap hari atau hanya sesekali?

    • Untuk penggunaan intensif, pilih chain block merek ternama dengan komponen logam berkualitas tinggi.

    • Untuk penggunaan ringan atau sesekali, Anda bisa memilih produk menengah dengan harga lebih terjangkau, asalkan tetap memiliki spesifikasi keamanan.


  5. Periksa Sertifikasi dan Standar Keselamatan

    Chain block yang baik umumnya memiliki sertifikasi CE, ISO, JIS, atau SNI.

    Ini menunjukkan bahwa produk tersebut:

    • Telah diuji keamanannya

    • Memenuhi standar mutu internasional

    • Aman digunakan di lingkungan kerja industri

    Jangan kompromi soal keselamatan demi harga murah.


  6. Cek Fitur Tambahan dan Kemudahan Penggunaan

    Beberapa chain block modern dilengkapi fitur tambahan:

    • Overload protection (pengaman kelebihan beban)

    • Double pawl brake system (sistem rem ganda)

    • Rotasi hook 360°

    • Housing anti karat atau anti air

    Jika anggaran memungkinkan, pilih chain block dengan fitur ini untuk kenyamanan dan umur pakai yang lebih panjang.


  7. Perhitungkan Budget dan Total Biaya

    Saat membeli chain block, jangan hanya melihat harga awal, tetapi juga:

    • Biaya perawatan

    • Ketersediaan suku cadang

    • Kemudahan servis

    • Usia pakai


  8. Pertimbangkan Lingkungan Kerja

    Beberapa chain block dirancang untuk lingkungan tertentu:

    • Anti karat untuk area lembap atau luar ruangan

    • Chain block explosion-proof untuk area mudah terbakar (seperti industri kimia)

    • Chain block ringan untuk penggunaan di ruang sempit

    Sesuaikan spesifikasi dengan kondisi lapangan Anda.


Kesimpulan

Membeli chain block bukan sekadar memilih harga termurah, melainkan menemukan keseimbangan antara kebutuhan teknis, keselamatan, dan anggaran. Dengan memahami beban kerja, kondisi lapangan, dan spesifikasi alat, Anda bisa mendapatkan chain block yang tidak hanya sesuai dengan budget, tapi juga memberikan performa dan umur pakai yang optimal.


Ingatlah: Alat yang tepat akan mempercepat pekerjaan, meningkatkan keselamatan kerja, dan mengurangi biaya jangka panjang.

 
 
 

Comments


bottom of page