Tips Merawat Konektor Selang Drip pada Sistem Irigasi


Tips Merawat Konektor Selang Drip Pada Sistem Irigasi

Untuk memastikan kinerja sistem konektor selang drip maupun komponen irigasi lain bekerja dengan baik, maka membutuhkan pemeliharaan secara rutin. Meskipun sudah banyak inovasi pada mesin irigasi, perawatan tetap diperlukan.


Sistem filtrasi memang mudah digunakan juga sangat membantu. Tetapi di sisi lain penggunaan fertigrasi atau pelarutan pupuk yang disebarkan bersama air bisa menimbulkan penyumbatan pada selang.


Penyumbatan ini menyebabkan tanaman rusak karena tidak menerima air dalam jumlah cukup. Selain itu, pemeriksaan terhadap sistem pompa sangat diperlukan. Misalnya mengontrol mesin, injektor, pipa, katup, pengukur tekanan, dan lainnya.


Jika terjadi malfungsi di salah satu komponen tersebut, maka akan repot menggantinya dengan perangkat serupa sesuai kriteria sistem. Tidak jarang menghabiskan biaya banyak.


Tips Merawat Konektor Selang Drip


Semua itu bertujuan untuk menjamin kinerja fungsinya tidak berubah. Oleh karenanya, supaya mesin tetap awet, berikut kami berikan tips merawat konektor selang ini juga bagian lainnya pada sistem irigasi:


Kontrol Arah Aliran Air dan Tekanan Pompa


Pengontrolan arah aliran air beserta tekanan pompa harus dilakukan minimal seminggu sekali agar konektor selang drip tidak cepat rusak. Perlu diketahui bahwa pengontrolan ini untuk memverifikasi cara kerja alat sesuai dengan sistemnya.


Jika laju aliran meningkat ataupun menurun, Anda perlu mengidentifikasi penyebabnya. Kemudian pastikan bahwa tidak ada kebocoran di pipa utama, tidak ada katup terbuka, dan tidak ada katup sektor terutup.


Periksa Tekanan Melalui Filter


Tiap siklus irigasi, pastikan filter selalu diperiksa agar tidak kehilangan tekanan. Periksa juga bagian konektor selang drip apakah ada bagian yang tersumbat akibat fertigrasi. Sehingga kebutuhan air untuk tanaman tercukupi.


Agar berfungsi secara maksimal, filter harus selalu sesuai spesifikasi yang ditunjukkan oleh pabrik buatan. Ketika nilai toleransi maksimumnya terlampaui, itu menandakan adanya oklusi filter.


Kontrol Tekanan dan Air di Ujung Gurat Sisi


Untuk tekanan perlu diperiksa minimal setiap bulan setara dengan referensi dari pengawas instalasi. Pastikan tidak ada penyumbatan pada pita tetes, garis lateral rusak, tekanan rendah dari seluruh sistem.


Sementara untuk keberadaan air pada ujung gurat sisi atau di katup wajib diperiksa minimal seminggu dua kali. Jika perlu, periksa keberadaan detritus atau partikel padat dalam air.


Pastikan bahwa filter bersih tidak rusak, massa filter tidak dapat menutup partikel terlalu kecil, tidak ada kebocoran pupuk, serta tidak adanya alga atau bakteri.


Kontrol Tempat Pompa


Tips merawat konektor selang drip selanjutnya adalah mengontrol stasiun pompa setidaknya setiap minggu. Hal ini dilakukan sesuai dengan spesifikasi sesuai petunjuk pabrik.


Penting memeriksa bahwa tidak ada kebocoran atau kerusakan pada tempat pompa maupun bagian konektornya. Pastikan level cadangan mesin maupun level tangki sesuai spesifikasi teknis petunjuk.


Periksa Kondisi Sistem Secara Umum


Memeriksa kondisi sistem secara umum berfungsi agar sistem irigasi berjalan baik. Maka perlu dilakukan setiap minggu untuk memastikan bahwa pengaturan konektor selang drip sesuai petunjuk tidak berubah.


Jika terjadi perubahan warna emitter atau pita tetes, maka menandakan adanya bocor di posisi tersebut. Ditandai oleh adanya lumpur bakteri, kerusakan mekanis atau parasit, pita tetes putus dari alat kelengkapan.


Tanda lain terjadinya kebocoran juga ditunjukkan oleh pita tetesan yang pecah. Hal tersebut terjadi dikarenakan adanya tekanan berlebih, tanaman terkena penyakit, selang drip tersumbat bahkan rusak.


Selain itu ada beberapa tips lain agar sistem irigasi semakin maksimal. Misalnya menggunakan bahan kimia yang diperlukan. Pembersihan sistem hingga pemeriksaan parasit juga perlu dipertimbangkan.


Anda juga dapat menggunakan fitur produk berkualitas, karena mengandung kualitas tinggi, sehingga mempermudah perawatan. Dengan begitu konektor selang drip beserta komponen lain pada sistem irigasi bisa tetap awet.