top of page

Cara Kerja Pompa Celup atau Pompa Submersible


Cara Kerja Pompa Celup atau Pompa Submersible

Cara kerja pompa celup adalah dengan cara dibenamkan kedalam air. Ada banyak sekali pompa yang bisa Anda jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Pompa ini banyak yang diletakkan diluar dan hanya pipa hisapnya saja yang masuk ke dalam air. Namun, hal ini justru berbeda dengan pompa submersible.


Mengenal Pompa Submersible

Seperti namanya, pompa submersible ini dirancang secara khusus untuk bekerja dengan seluruh rakitannya yang terdiri dari pompa dan motor. Pompa ini juga akan terendam secara penuh dalam cairan atau air untuk kemudian diolah.


Jenis dari pompa ii memiliki motor yang tertutup rapat dan berada dekat dengan bodi pompanya. Selungkup yang kedap air di sekitar motor biasanya akan diisi dengan minyak. Tujuannya adalah untuk melindungi pompa dari kerusakan dengan cara mencegah masuknya cairan yang bisa menyebabkan korsleting.


Ketika pompanya terendam dalam air, akan ada tekanan fluida positif di inlet pompanya. Kondisi inilah yang bisa menciptakan efisiensi yang lebih besar, karena lebih sedikit energi yang dibutuhkan untuk memindahkan fluida melalui jalur cairan pompanya tersebut.


Cara Kerja Pompa Celup

Cara kerja pompa celup adalah dengan cara dibenamkan kedalam air, baik secara keseluruhan maupun pada batas-batas tertentu. Pompa ini digerakkan oleh motor yang menyatu dengan bodi pompa dan tertutup secara rapat.


Kabel listrik yang digunakan untuk menggerakkan motor ini terhubung ke pompa dengan koneksi khusus yang memastikan air tidak bisa masuk kedalam motor pompanya, meskipun dalam kondisi yang terendam air.


Secara teknis, cara kerja dari pompa submersible ini sama dengan pompa air pada umumnya. Dimana cara kerjanya adalah dengan mengubah energi motor listrik menjadi energi tekanan dengan memanfaatkan putaran impeller pompa.


Putaran ini bisa menciptakan kondisi yang mendorong air keluar dari pompa melalui sisi pembuangan.


Pompa submersible atau pompa celup ini merupakan jenis pompa yang sangat efisien, karena Anda tidak harus menghabiskan banyak energi pada sisi isap pompanya. Sebab, pompa tersebut sudah terendam dalam air.


Maka, secara otomatis impeller pompanya pun akan selalu dalam kondisi yang terendam. Jadi, begitu motor berjalan, maka pompa pun bisa langsung bekerja untuk mendorong air keluar.


Namun, pernahkan Anda mengalami masalah pompa yang jika macet harus dipancing terlebih dahulu dengan cara mengisikan air menggunakan timba agar bisa kembali berfungsi? Hal ini merupakan kondisi yang terjadi ketika impeller pompanya kering, sehingga tidak ada air yang digunakan untuk mulai menciptakan tekanan awal.


Pada beberapa jenis pompa, peristiwa ini memang tidak boleh sampai terjadi. Jika memang terjadi, maka motor akan bekerja namun tidak ada air yang bisa keluar. Nah, apabila Anda menggunakan pompa celup, maka masalah tersebut pun tidak akan terjadi.


Hal ini dikarenakan pompa terendam dalam air, sehingga motor pun tidak akan cepat panas dan tidak akan menciptakan suara ribut dengan mengganggu orang disekitar.


Perlu Anda ketahui, bahwa ada banyak sekali cara kerja pompa celup di industri minyak dan gas yang beroperasi sesuai dengan prinsip Electric Submersible Pumping atau ESP. Hal ini merupakan metode hemat biaya untuk mengangkat sejumlah cairan yang berasal dari sumur yang dalam.


Untuk motor yang digunakan dalam sistem ESP ini pun dirancang untuk beroperasi dibawah suhu dan tekanan yang tinggi. Pompa celup ini pun membutuhkan kabel listrik secara khusus dan bisa sangat mahal untuk dijalankan.


Comments


bottom of page