Perbedaan Selang Pemadam Kebakaran Berdasarkan Bahannya


Tahukah Anda selang pemadam kebakaran di bagi ke dalam beberapa jenis berdasarkan bahan yang digunakan? Pada dasarnya selang pemadam memang terlihat menggunakan bahan khusus karena bisa menahan tekanan debit air yang besar ketika digunakan untuk memadamkan.


Namun faktanya, saat ini ada beberapa selang yang bisa digunakan oleh pemadam kebakaran. Selang menggunakan bahan yang berbeda karena menyesuaikan lokasi kebakarannya. Baik itu di hutan, pemukiman warga atau tempat tinggi seperti lantai bangunan gedung bertingkat.


Tidak hanya itu saja, ukuran selang juga menyesuaikan bahan yang digunakan. Selang yang akan digunakan di pemukiman warga harus berukuran kecil dan luntur agar bisa masuk ke dalamnya. Berbeda dengan selang pemadam kebakaran di hutan atau gedung yang butuh ukuran besar.


Setiap selang biasanya memiliki kategori panjangnya masing-masing sehingga bahan tidak akan mempengaruhinya. Hal terpenting yang perlu Anda ketahui adalah tekanan dan daya tahannya. Kedua faktor tersebut membutuhkan bahan yang berkualitas agar selang aman digunakan.


Beberapa Bahan Selang Pemadam Kebakaran Saat ini


Perbedaan bahan yang digunakan pada selang memang menjadi salah satu poin penting. Tidak hanya untuk pemadam saja, semua jenis selang juga membutuhkan bahan yang berkualitas. Di bawah ini ada beberapa bahan selang yang digunakan, khususnya bagi pemadam kebakaran.


Selang Kanvas


Salah satu bahan selang pemadam kebakaran yang umumnya digunakan adalah kanvas. Saat digunakan, selang kanvas tidak akan mudah rusak dan bocor. Ketahanan selangnya mencapai 13 bar daya tekanan sehingga bisa digunakan untuk disambungkan ke Hydrant Pillar.


Bagi pemadam kebakaran, selang ini cocok digunakan untuk segala kondisi baik itu di hutan, pemukiman hingga gedung bertingkat. Ukuran diameternya 1,5 hingga 3 inci, dengan panjang 20 sampai 30 meter dan bisa disambungkan ke konektor coupling machino.


Selang Polyester


Untuk tipe polyester, selang ini memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda dengan kanvas. Dari segi daya tahan, selang polyester mampu bertahan lama ketika digunakan. Selang pemadam kebakaran ini juga cocok ketika disambungkan dengan berbagai jenis konektor.


Mulai dari Coupling Machino, Storz Coupling hingga Instantaneous Coupling, semuanya bisa disambungkan ke selang polyester. Petugas pemadam kebakaran di Indonesia lebih sering menggunakan selang ini karena fleksibilitas dan daya tahannya yang kuat.


Selang Karet


Tentu saja karet menjadi salah satu bahan yang digunakan pada selang pemadam kebakaran. Untuk tipe karetnya, Red Rubber digunakan karena daya tahannya tinggi. Tidak hanya itu saja, selang karet juga memiliki banyak opsi dari segi ukuran diameternya.


Diameter selang karet dimulai dari 1,5 sampai 4 inci dengan panjang 20 hingga 30 meter. Jika digunakan, selang ini bisa masuk ke dalam celah sempit karena bahannya lentur. Selang ini lebih cocok untuk kebakaran gedung bertingkat atau rumah warga karena kelenturannya.


Medan yang Menentukan Pemilihan Selang Pemadam


Berdasarkan bahan yang digunakan, tidak semua medan bisa dilalui oleh selang pemadam. Karet lebih cocok digunakan di lingkungan padat penduduk karena sifatnya lentur. Ketika digunakan di tempat terbuka, tentu saja kanvas dan polyester lebih baik karena kualitasnya unggul.


Setiap selang pemadam memiliki daya tahan yang tinggi karena harus menahan tekanan air. Tapi jika dilihat dari kondisi medannya, petugas juga harus tahu bahan selang yang tepat. Ruang gerak menjadi salah satu pertimbangan yang menentukan fleksibilitas selang air.


Jika tidak memiliki ruang gerak yang cukup, maka selang karet lebih baik digunakan karena lentur. Namun jika medannya di ruang terbuka seperti hutan, maka kanvas bisa jadi pilihan terbaik. Sama halnya dengan selang pemadam kebakaran polyester yang bisa dikondisikan di segala medan.