Inilah Cara Mudah Untuk Setting RPM Genset yang Wajib Diketahui



RPM memiliki kepanjangan, yaitu “Resolusi per Menit”. Nah RPM sendiri adalah unit untuk frekuensi, yang mana biasa digunakan untuk menyatakan kecepatan revolusi setiap menitnya. Biasanya RPM digunakan sebagai satuan untuk menunjukkan kecepatan mesin kendaraan atau kecepatan harddisk komputer. Namun sebenarnya tidak hanya itu saja, RPM juga berguna pada mesin Genset.


Setiap komponen pada Genset memang penting untuk Genset, baik itu untuk pengoperasiannya maupun sebagainya pada Genset. Begitu juga dengan peran RPM pada Genset, yang mana kami akan bahas di artikel ini. Silahkan anda simak artikel ini selengkapnya, karena pada artikel ini kami akan jelaskan apa itu RPM pada mesin Genset, begitu juga dengan cara settingnya.

Mengenal Peran RPM pada Mesin Genset

RPM pada mesin Genset mempunyai peran penting dalam kinerja Genset, dimana jika ada nilai RPM menurun di mesin Genset, yang ditunjukkan dengan penurunan HZ (Hertz) pada generator. Maka bisa disimpulkan besar nilai tegangan yang dihasilkan Genset pun akan ikut terpengaruh, begitu juga dengan sebaliknya.


Namun, terkadang ada nilai RPM yang tidak berada di posisi standar, sehingga itu merupakan salah satu penyebab kerusakan pada Genset. Tetapi sebenarnya tidak selalu begitu, karena penyebab kerusakan pada beban yang disambungkan pada genset, bisa juga datang dari alat-alat elektronik yang ada di rumah atau industri. Hal tersebut, biasanya juga disebabkan karena output dari Genset yang tidak memenuhi kebutuhan input alat-alat tersebut.


Perubahan nilai RPM pun ternyata juga bisa mempengaruhi stabilitas output dari Genset itu sendiri. Dan terkadang turunnya nilai RPM bisa juga disebabkan karena pemakaian dalam jangka waktu lama, dimana biasanya akibat tidak disadari. Oleh karena itu, anda harus utamakan rutin mengecek dan juga mempelajari cara setting RPM Genset, dengan harapan agar anda nantinya lebih mudah menjaga Genset atau alat elektronik dari kerusakan yang tidak diinginkan.

Cara Setting RPM pada Genset yang Perlu Anda Pelajari

  1. Pertama atur baut stasioner yang ada di karburator Genset. Anda dapat menggunakan Hz parameter untuk mengetahui hasil pengaturannya. Nilai Hz yang baik untuk Genset, sebesar 50 hingga 60 Hz. Jika nilai tersebut kurang atau lebih, maka anda perlu terus melakukan pengaturan hingga mencapai angka standar.

  2. Untuk memperbesar nilai Hz, kalian bisa memutar baut stasioner ke arah kanan. Sedangkan untuk memperkecilnya adalah sebaliknya, yaitu memutar baut ke arah kiri. Jangan lupa, pastikan nilai HZ berada di antara angka 50 hingga 60 Hz.

  3. Untuk mengatur stabilitas tegangan output berada di angka 220 Volt, maka caranya dengan memutar baut governor yang ada di Genset.

  4. Jika Genset menggunakan AVR, maka cara atur RPM nya adalah dengan memutar baut kecil yang ada di komponen tersebut. Anda bisa putar ke kanan atau kiri hingga angka voltasenya berada di 220 Volt.

Jadi itulah cara setting RPM pada Genset anda masing-masing, yang mana tentunya bisa berguna untuk menjaga nilai RPM di kondisi yang baik. Dan dengan melakukan cara setting RPM diatas, maka pastinya putaran mesin yang menggerakkan generator dalam performanya akan sesuai alias pas, sehingga nantinya tidak sulit untuk generator mempertahankan outputnya dalam kondisi stabil di tegangan 220 Volt.


Sekian artikel pada kesempatan kali ini, dimana bisa bermanfaat bagi anda dan yang lain tentang setting RPM pada Genset. Jika anda berniat memiliki Genset atau bahkan mengganti Genset lain yang terbaik, maka kami rekomendasikan pilih Genset Tenka. Dan detail serta keterangan lebih lanjut mengenai Genset Tenka, bisa kalian akses di IndahJaya.com